Kamis, 15 Januari 2009

berbagilah kepada sesama selagi kita bisa

aku sangat terharu saat membaca sebuah cerita yang sangat mengguguah hatiku, cerita itu ada seorang anak kecil yang mebagibagikan nasi bungkus kepada gelandangan, pengemis yang hidupnya dijalan dan hampir tidak mampu membeli makan. aku sangat terharu ketika anak kecil tersebut ditanya ama orang kaya, hei dik apa yang kamu bagi-bagikan?? nasi bungkus kata anak kecil tadi, trus orang kaya tadi bertanya kenapa kamu membagikan nasi bungkus untuk mereka?? lalu anak kecil tadi menjawab ibuku pernah bilang "berbagilah kepada sesama selama kita bisa berbagi", aku dulunya juga seperti mereka yang hidup dijalan hanya untuk mencari sesuap nasi bersama ibuku, namun sekarang ibuku sudah bisa mendapat rezeki lebih dengan membuka warung kecil-kecil, dan rezeki yang didapat membantu kehidupan kami.

dari saya dapat mengambil kesimpulan

kalaunya kita mempunyai rezeki yang cukup, knapa kita tidak berbagin kepada mereka.
hidup harus berarti buat banyak orang karena pada saat kita meninggal kita tidak membawa apa2
hanya satu yang kita bawa yaitu kasih sesama serta amal dan perbuatan baik ,
kalaunya hari ini kita bisa mengamalalkan sesuatu yang baik buat banyak orang kenapa kita harus tunda??


hari ini kita memiliki segalanya namun satu jam kemudian atau besok kota dipanggil sang khalik,
apa yang kita bawa??

maka dari itu jangan menunda untuk melakukan suatu kebaikan dan amal. Readmore a.k.a selengkapnya

Sabtu, 03 Januari 2009

pengalaman pertama aku

gila gw betapa terkejutnya saat sore tanggal 31 desember 2008 lagi enak2nya tidur di asrama mahasiswa hulu sungai selatan amuk hantarukung jogjakarta tiba2 tempat tidur ku bergetar sungguh betapa ku terkejutnya setelah mengetahui adanya gempa sore itu, seluruh asrama bergetar untunglah bangunan nya kuat menopang gempa berkekuatan 4,7 SR dengan kedalaman 10KM dan berpusat di timur parang tritis (dari informasi yang ku dapatkan seh) untuk lah tida memakan korban jiwa

Alhamdulillah Readmore a.k.a selengkapnya

Senin, 22 Desember 2008

aku sayang mama (hari ibu)

Tell to Ur mom just how much u love her


Suatu saat ibu saya mengajak saya untuk berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi

berbelanja bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar,tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut.

Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu saya mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang
berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya mulai frustasi. Akhirnya pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu stel gaun biru yang
cantik terdiri dari tiga helai. Pada blusnya terdapat sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini
saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah
mencoba untuk mengikat talinya.

Ternyata, tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari. Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah,dan dia membelinya. Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan saya.

Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam ruang ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya.

Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling membekas dalam hati saya.

Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil tangannya, menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut,memberitahukannya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini.

Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata baru, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu. Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri.

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu...

With Love to All Mother " JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG
LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA".


Readmore a.k.a selengkapnya

Minggu, 21 Desember 2008

where is my basket

Where is my basket
saya pikir itulah yang saya cari sekarang, tuntutan pendidikan demi masa depan membuat saya melupakan yang namanya basket. mungkin hidup saya sekarang sudah berubah yang dulu nya gila ama yang namanya basket sekarang malah ga pernah maen basket lagi. i'm not complaining bout the weather in the sky, itu kuasa Allah. tpi saya knapa saya tidak pernah maen basket lagi?? teman-teman yang pada baca posting ini ada yang bisa membantu saya??





Readmore a.k.a selengkapnya

mission impossible

Mission Impossible
Sumber dari kekuatan hidup kita datang dari kecintaan yang haru akan kemungkinan-kemungkinan kita. Tidak akan ada apa pun di dunia ini yang menarik, bila semua itu sudah pasti, bila tidak ada kemungkinan-kemungkinan. Kehidupan ini menghisap sari-sari bagi kekuatannya dari harapan akan kemungkinan-kemungkinan. Bila kita mengerti dengan betul, kita bahkan bersyukur bahwa kemungkinan buruk itu ada. Hanya karena ada kemungkinan buruk, maka kemungkinan baik itu menarik. Sumber dari semua kekuatan
untuk mencapai keberhasilan adalah rasa demam yang mewarnai hati yang berdebardebar menunggu perwujudan dari kemungkinan-kemungkinannya. Sebagian mimpi meninggal muda pada orang-orang yang berencana hidup sampai tua. Itu yang betul-betul bisa disebut sebagai sebuah tragedi. Sebetulnya, mimpi adalah sumber energi yang selalu bisa diperbaruhi. Sebuah mimpi yang dijaga hidup, tidak akan pernah menua. Mungkin ia, sebuah mimpi yang lama; tetapi bila ia masih menjadi tenaga bagi upaya seseorang untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik - impian itu tidak pernah menjadi tua, berapa pun usia siempunya mimpi. Setelah kematian dari mimpi- mimpinya, seseorang akan menjadi zombie; yang mungkin
masih bekerja tetapi dengan sorot mata seseorang yang tidak melihat perlunya mengerjakan apa yang sedang dikerjakannya. Tetapi kematian dari sebuah impian tidak bisa menghapus

kehadiran nyata dari kemungkinan-kemungkinan yang bisa dicapai oleh seseorang, atau oleh kita. Kemungkinan itu ada, hanya saja asap dupa yang dibakar dalam prosesi penguburan impian itu mengaburkan pandangan kita akan hak kita untuk berhasil. Kemungkin-kemungkinan Anda sangat bergantung pada kekuatan tuntutan Anda. Dalam hal tuntut-menuntut, ada dua macam orang, yang pertama menuntut kepada orang lain, dan yang kedua menuntut kepada dirinya sendiri.Mereka yang telah menyerah
seiring dengan kematian impian-impian mereka biasanya menjadi orang-orang yang hanya menuntut orang lain untuk memperhatikan kehidupan mereka. Tetapi karena tidak ada orang yang memperhatikan tuntutan
orang yang tidak mendatangkan keuntungan, mereka pun berhenti menuntut. Tidak kepada orang lain, dan tidak juga kepada diri mereka sendiri. Mereka yang menuntut dengan keras kepada diri mereka sendiri untuk mengupayakan keberhasilan, akan berhasil. Tingkat keberhasilan Anda, di tentukan oleh tingkat kekuatan dari tuntutan Anda kepada diri Anda sendiri. Banyak orang yang hidup di bawah kemungkinan-kemungkinannya. Bila saja mereka mau mendengar sejenak. Bahwa keberhasilan itu adalah hak, dan bahwa tugas kita dalam hidup ini bukanlah untuk berhasil, tetapi untuk mencoba. Bila saja mereka mau berpikir sedikit. Bahwa mereka-lah yang mempertahankan cara-cara mereka sekarang, yang hasilnya mereka keluhkan itu. Bahwa mereka-lah yang tidak berani mengambil resiko, yaitu kemungkinan yang belum tentu lebih buruk dari keadaan yang sedang mereka alami sekarang. Mohon Anda ingat, bahwa bagii mereka yang sedang tenggelam, gerakan apa pun selain gerakan tenggelam, adalah pilihan yang lebih baik. Sampaikanlah kepada mereka, bahwa selalu ada kemungkinan luar biasa pada orang-orang biasa yang bersedia melakukan apa pun yang di atas biasa. Jadikanlah diri Anda peka terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa Anda sebabkan. Bila Anda tidak melihat kemungkinan baik dari apa pun yang sedang Anda upayakan, mungkin Anda tidak salah; karena selalu ada kesempatan untuk kita melakukan sesuatu yang tidak tepat. Bila itu yang sedang Anda alami, maka sebabkan-lah kemungkinan yang lebih baik. Remajakanlah sikap yang selama ini telah membawa Anda berlarut-larut dalam perasaan lemah dan lambat. Minimalkanlah jumlah hal dan pikiran yang tidak mungkin bagi Anda. Mereka yang mudah mencapai keberhasilan adalahselalu orang-orang yang memiliki sedikit sekali hal yang tidak mungkin dalam pikiran dan perasaannya. Ingatlah bahwa hari ini diisi oleh hal-hal yang tidak mungkin bagi masa lalu. Perhatikanlah. Anda sedang hidup dalam kemungkinan-kemungkinan hari esok. Jadilah bagian dari kemungkinan itu.
Have a super weekend!


By Mario Teguh Readmore a.k.a selengkapnya