Remehkan dan selalu?? ummm yah sekali kita ngeremehkan pasti akan selalu meremehkan....... aku bukan lah atasan mu, aku bukan bos mu, aku juga bukan orang penting, aku hanyalah aku yang setingkat dan sederajat (kayaknya seh) namun hanya lebih di tingkat kantor, mungkin karena aku bukan sapa sapa, jadi semua yang ku titipkan untuk dikerjakan terlebih dahulu di unit pun sangat patut untuk di remehkan dan diabaikan. mungkin karena faktor usia, faktor angkatan dan faktor teman biasa lah yang membuat seperti. faktor teman biasa dan selalu bilang "ahh disuruh ini juga , ngapain dikerjain emang dia bos kita nyuruh nyurh kita?? tu kan untuk kantornya dia tapi menyiksa untuk kita, santai aja gak usah dikerjain" ya mungkin kata kata itu dah sering ku dengar, apa lagi saat aku nanya " gimana dah dikerjain??" jawabnya pun dengan santai "belum diapapain" ya menjawab dengan santai dan itu tanggung jawab aku, aku pun terus mendesak agar namun jawaban pun "belum dikerjakan dan sibuk dengan kerjaan lain ", dan akhirnya aku pun sadar dan sedih, dan ingat dulu waktu salah seorang guru bilang "kalian pikir pelajaran saya tidak penting?? sehingga kalian meninggalkan pelajaran saya untuk mengerjakan peleajaran yang lain?? " .. ya aku teringat akan kata seorang guru ku tersebut, dan sekarang terjadi padaku, semua yang aku ucapkan di tanggapi santai dan bahkan dicuekin untuk suatu pekerjaanku itu, aku gak marah marah karena aku gak mau dibilang sok jadi bos, di bilang orang yang paling hebat, di bilang mentang mentang kantornya lebih tinggi, tapi ya untuk sabar itu benar benar susah, cobaan untuk sabar itu memang susah, disaat kita sabar dan percaya di saat itu juga orang yang dipercayai akan menginjak kita dan menikam kita dari belakang, dan ini berbalik 180 derajat dari kesabaran dan kepercayaan yang kita berikan, tapi kembali lagi melihat kejabatan, siapa aku?? aku bukan atasan dia, aku bukan bos dia, aku hanyalah pegawai yang diangkat 1 tahun dan diangkat berbarengan dengan dia. atau kah wibawa yang kumiliki masih kurang?? kalaunya wibawa ya memang kuakui wibawa kurang karena aku tuh gak ingin di bilang seperti diatas tadi, "sok jadi bos, sok nyuruh nyuruh padahal grade sama,". dari sini aku pun mengambil berpkiri seperti bapak yang duduk disamping ku, kalaunya kita berhubungan ke unit jangan pernah kita memohon (secara halus) tetapi kita harus minta (bukan kasar) dan kita bisa menekan mereka supaya mereka berusaha memberikan apa yang kita minta, tapi rasa persahabatan rasa persaudaran yang membuat ku sedikit menghilang kan itu, namun ya seperti udah minta hati, malah minta jantung lagi. dari sini aku berusaha belajar, bahwa di kantor kita adalah rekan kerja yang mau gak mau harus saling bantu tetapi kalaunya diluar kita adalah sahabat, kita adalah teman kita adalah sodara. dan sangat berharap mereka, kalian, kamu sadar akan hal hirarki kantor saat bekerja.
Readmore a.k.a selengkapnya
Selasa, 04 Januari 2011
Langganan:
Komentar (Atom)


